Senin, 18 Februari 2013

Ustad Guntur Dukung BNN dan Polri Perangi Narkoba

Ustad Guntur bersama KH Mustofa Bisri dan KH Muhammad Noer Iskandar SQ, MA.

** Prihatin Kasus Narkoba di Kalangan Artis
 
 Maraknya artis yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait kasus penyalahgunaan narkoba mengundang keprihatinan para tokoh agama dan alim ulama, mereka meminta seluruh pihak turut berperan memberantas barang haram tersebut.

Hal tersebut seperti diutarakan oleh Pengasuh Padepokan Silaturahmi Ustad Guntur Bumi Sholawat Nabi Al-Qurthubi bersama para tokoh agama nasional dan Jawa Tengah di Padepokan Silaturahmi, Pondok Indah, Jakarta Selatan, kemarin (8/2/2013).  
Ketua Bidang Sosial Keagamaan Perhimpunan Artis Film Indonesia (PARFI) ini mengaku prihatin akan kasus yang dialami oleh Raffi Ahmad dan kawan-kawan. Oleh karena itu Ustad Guntur bersama seluruh tokoh agama Islam menyatakan siap membantu kepolisian dan BNN untuk memberantas penyakit masyarakat tersebut.
"Ini menjadi keprihatinan kita semua, bahwa narkoba sebenarnya bukan hanya mengincar kalangan artis. Namun semua masyarakat Indonesia," kata Ustad  Guntur dihadapan  para wartawan. 
"Kami dari tokoh agama Islam yang diwakili, saya ustad Guntur Bumi, KH Muhammad Noer Iskandar SQ, MA selaku Pimpinan Pondok Pesantren Seluruh Indonesia, Ketua FPI Jakarta, Habib Selon, KH Zikron Abdullah selaku Pimpinan Thoriqoh Kyai dan Ulama se-Jawa Tengah, KH Gus Lukman, Pimpinan Pesantren Malang, Jawa Timur dan seluruh ulama lainnya siap membantu Polri dan BNN untuk perang terhadap narkoba,” seru Pengasuh Pesantren Assidiqiyah Tujuh, Cijeruk Bogor ini dalam pernyataannya. 
Ustad Guntur berpesan agar seluruh lapisan masyarakat mempertebal keimanan dan ketakwaan agar tidak terjerumus dengan narkoba. “Mau dia artis atau masyarakat biasa, kalau memiliki tingkat keimanan yang tinggi enggak akan terjerumus narkoba," tandas Ketua Bimbingan Mental KWRI (Komite Wartawan Reformasi Indonesia) ini.
Bagi ustad asli Semarang ini bingkai paling utama untuk menangkal pengaruh buruk narkoba adalah keluarga yang berakhlakul-karimah, beriman dan bertaqwa.
"Bisikan setan itu selalu menghantui. Tapi kalau kita dekat dengan Allah dengan sholat dan zikir, nggak akan mungkin terjerumus. Orang-orang yang terjerumus narkoba itu karena pelarian. Kalau orang yang beriman kalau ada masalah akan kembali ke Allah dan pasti Allah memberikan rahmat dan petunjuknya," tambahnya.
Dia pun menawarkan pengobatan bagi para korban narkoba yang  sudah terlanjur menjadi pecandu, bisa berobat ke Padepokan Silaturahmi dengan tanpa dipungut sedikitpun biaya alias gratis.
"Jadi mari kita selamatkan bangsa ini. Jangan sampai ada korban lagi yang terjerat dalam narkoba. Demi NKRI kalau ada pengguna yang ingin sembuh datang ke padepokan, nggak dipungut biaya!," tegas suami dari penyanyi Puput Melati ini.
Sementara itu, KH Muhammad Noer Iskandar SQ menghimbau kepada pemerintah agar memberikan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku pada para produsen narkoba. "Kenapa ini sampai seperti ini? Karena pemerintah harusnya memberikan hukuman jera kepada produsen narkoba," ujarnya. (mis/kpl/oke/dbs)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar