Jumat, 14 Desember 2012

MUI Dukung Pengobatan Rugyah Ustad Guntur Bumi

Ustad HM Guntur bersama KH Ma'ruf Amin dan KH Noor Iskandar, SQ saat mengklarifikasi pengobatan Ustad Guntur. foto:ytb

Ustad HM Guntur Bumi Sholawat Nabi Al-Qurthubi  bersama tim RZT (Rugyah, Zikir, dan Tausiyah) yang aktif menggelar siar dan pengobatan alternatif dengan rugyah syar'iyyah mendapat dukungan dari Ketua MUI KH Ma'ruf Amin.

 Dukungan diberikan menyusul munculnya kabar yang memojokkan, dengan mengatakan pengobatan Ustad HM Guntur dikatakan sebagai pengobatan melanggar agama karena syirik.
"Itu tidak benar. Tim RZT maju terus melaksanakan dakwah dan rugyah karena itu tidak dilarang agama. Ada tuntunan dari Rosulullah seperti yang pernah dilakukan para sahabat," ujar KH Ma'ruf Amien dikutip dari youtube: https://www.youtube.com/watch?v=dojtNg4HAbQ.
Disebutkan KH Ma'ruf Amin, ketika itu Rosulullah menjumpai suatu kaum yang terkena penyakit, kemudian memerintahkan kepada sahabat untuk menyembuhkan. Oleh sahabat orang yang sakit itu kemudian dirugyah dengan cara dibacakan surat Al-Fatehah hingga mendapat kesembuhan.
"Pengobatan dengan rugyah tidak dilarang, justru dianjurkan sebagaimana para sahabat yang pernah menyembuhkan orang sakit dengan membacakan surat Al-Fatehah," tandasnya.
Menurut KH Ma'ruf, pengobatan seperti yang diterapkan Ustad HM Guntur dengan merugyah para pasien dibenarkan oleh agama. Untuk itu beliau menghimbau agar terus dijalankan dengan mengedepankan siar dan dakwah, sebagaimana yang selama ini dilakukan bersama tim RZT.
"Tidak masalah dijalankan asal jangan ada unsur sirik dan perbuatan yang bertentangan dengan agama," jelasnya.
Ustad HM Guntur, mengatakan, bahwa dirinya tidak mempermasalahkan sebuah tayangan salah satu televisi yang menyudutkannya, belum lama ini.
"Tayangan itu dibuat karena ada orang yang hendak melemahkan dakwah kami. Itu ulah orang non muslim, juga mereka hendak membuat pengobatan alternatif dengan cara sama seperti yang selama ini saya lakukan,
yakni dengan rugyah," ujar pimpinan Padepokan Silaturahmi ini. (mus) 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar